Kirian Rodriguez Borong Dua Gol saat Las Palmas Menundukkan Alcala di Copa del Rey

Kirian Rodriguez menjadi bintang kemenangan UD Las Palmas setelah mencetak dua gol saat menghadapi RSD Alcala pada putaran pertama Copa del Rey 2026/2027. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Municipal El Val pada Selasa, 27 Oktober 2026, tersebut berakhir dengan kemenangan Las Palmas 3-1 setelah melalui babak perpanjangan waktu. Tim tamu sempat unggul melalui gol Kirian pada menit ke-49 sebelum Luis Simon menyamakan kedudukan untuk Alcala. Kirian kemudian mencetak gol keduanya pada menit ke-95, disusul gol Manu Fuster pada menit ke-105. Hasil tersebut memastikan Las Palmas melaju ke putaran kedua dan menghadirkan cerita menarik dalam persaingan Sepak Bola Spanyol.
Dua Gol Kirian Rodriguez Mengantarkan Las Palmas Lolos
Keberhasilan UD Las Palmas mengalahkan RSD Alcala dengan skor 3-1 merupakan pencapaian positif dalam perjalanan Copa del Rey 2026/2027. Bertanding di kandang lawan, Las Palmas tidak memperoleh kemenangan dengan mudah meskipun berstatus sebagai tim yang lebih diunggulkan. Tim asuhan Juan Manuel Rodriguez akhirnya memasuki babak perpanjangan waktu setelah skor tidak berubah hingga waktu normal berakhir. Ketika pertandingan memasuki fase penentuan, Kirian Rodriguez muncul sebagai pemain paling menentukan melalui dua gol yang dicetaknya.
Kontribusi gelandang Las Palmas tersebut memberikan pengaruh besar dalam kelolosan Los Amarillos ke putaran berikutnya. Gol pertamanya membuka keunggulan Las Palmas pada awal babak kedua. Sementara itu, gol keduanya mengembalikan keunggulan ketika pertandingan memasuki perpanjangan waktu. Keberhasilan tersebut menggambarkan nilai ketenangan dalam penyelesaian akhir pada pertandingan sistem gugur. Bagi Las Palmas, keberhasilan atas Alcala membuka kesempatan lebih besar untuk bersaing dengan lawan berikutnya.
Pertahanan Alcala Membuat Babak Pertama Berakhir Tanpa Gol
Duel yang digelar di Stadion Municipal El Val memperlihatkan perlawanan serius sejak fase pembukaan. Tim tamu mencoba mengembangkan serangan melalui upaya menciptakan peluang dari berbagai sisi. Meski begitu, Marc de Castro berhasil melakukan sejumlah penyelamatan. Ketika pertandingan baru berjalan, Ale Garcia berhasil menciptakan peluang, tetapi penyelesaiannya dihentikan oleh De Castro. Kiper tuan rumah itu juga menggagalkan peluang berbahaya dari Jefte Betancor. Penampilan tersebut membuat Las Palmas kesulitan mencetak gol hingga waktu istirahat tiba.
Tidak hanya mengandalkan kemampuan Marc de Castro, Alcala terus memperlihatkan organisasi pertahanan yang disiplin. Sebagai tim tuan rumah, Alcala berusaha memberikan perlawanan maksimal untuk menghadapi lawan yang lebih diunggulkan. Sebaliknya bagi tim tamu, kesulitan memaksimalkan peluang menjadi bahan evaluasi. Pertandingan tersebut menggambarkan pentingnya kualitas keputusan dalam menyerang dapat menentukan keunggulan. Walaupun lebih sering mengancam, Las Palmas gagal mengubah kedudukan sebelum babak kedua dimulai.
Kirian Rodriguez Memecah Kebuntuan dalam Pertandingan Copa del Rey
Setelah pertandingan kembali dimulai, Las Palmas kembali menghadirkan aktivitas ofensif di wilayah lawan. Tekanan sejak awal babak kedua akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-49 melalui Kirian Rodriguez. Kirian berhasil memanfaatkan peluang menyerang yang tercipta untuk membawa tim tamu memimpin. Gol tersebut mengubah kedudukan menjadi 0-1. Seusai melewati babak pertama tanpa keunggulan, momen penting itu meningkatkan kepercayaan diri bagi skuad Juan Manuel Rodriguez.
Perubahan skor menjadi 0-1 membuat tim tamu berada dalam posisi lebih baik. Meski begitu, jarak skor minimal masih memungkinkan lawan bangkit. Tim tuan rumah tidak berhenti mengembangkan peluang menuju gawang lawan. Untuk Los Amarillos, kedisiplinan mempertahankan posisi menjadi semakin penting. Skuad dalam posisi unggul perlu menghindari kesalahan agar keunggulan tidak hilang. Tantangan menjaga skor menjadi semakin nyata ketika pertandingan memasuki fase berikutnya.
Alcala Memaksa Pertandingan Berlanjut ke Perpanjangan Waktu
Perjuangan skuad asal Madrid akhirnya menghasilkan gol pada menit ke-68 melalui Luis Simon. Luis Simon mampu menyelesaikan kesempatan menyerang dari jarak dekat untuk menyamakan kedudukan. Penyelesaian Simon membuat kedudukan berubah menjadi 1-1. Pada momen terciptanya gol, percobaan awal tidak langsung menghasilkan gol sebelum Simon memanfaatkan kesempatan berikutnya. Gol penyeimbang itu meningkatkan kepercayaan diri bagi para pemain tuan rumah.
Setelah kedudukan kembali imbang, duel putaran pertama tersebut memasuki fase yang sangat kompetitif. Skuad Juan Manuel Rodriguez mencoba membangun kesempatan mengembalikan keunggulan. Sementara itu, Alcala tetap menampilkan semangat bertanding agar hasil positif dapat dipertahankan. Las Palmas dan Alcala terus mencari peluang pada fase akhir. Meski kedua tim terus berusaha, skor tetap sama kuat hingga waktu normal berakhir. Akibat skor yang tidak berubah, pertandingan dilanjutkan selama waktu tambahan.
Kirian Kembali Membobol Gawang Alcala pada Perpanjangan Waktu
Ketika babak tambahan dimulai, kedua tim menghadapi tantangan fisik yang semakin berat. Dalam kondisi tersebut, pengalaman pemain memiliki pengaruh besar. Gelandang Las Palmas itu mampu membuktikan kualitas individunya ketika tim tamu memiliki kesempatan dari situasi pelanggaran. Pada menit ke-95, Kirian melepaskan tendangan bebas yang berhasil membobol gawang. Eksekusi spektakuler itu membawa tim tamu kembali unggul.
Keberhasilan sang gelandang mencetak dua gol menjadi momen paling menentukan bagi Las Palmas. Meskipun sebelumnya Alcala menyamakan skor, skuad Juan Manuel Rodriguez mampu membangun keunggulan baru. Eksekusi bola mati Kirian menjadi contoh mengenai kualitas penyelesaian individu. Dalam pertandingan yang berlangsung panjang, kesempatan dari pelanggaran lawan mampu memberikan perbedaan penting. Bagi Las Palmas, gol keduanya membuka jalan menuju kelolosan sebelum Manu Fuster memperbesar selisih.
Kemenangan pada Perpanjangan Waktu Membawa Las Palmas ke Putaran Kedua
Usai Kirian Rodriguez mencetak gol keduanya, Las Palmas terus berusaha membangun peluang untuk mencetak gol tambahan. Skuad Los Amarillos mencoba mengembangkan kombinasi serangan ketika Alcala berusaha mencari gol penyeimbang. Menjelang jeda babak tambahan, Manu Fuster berhasil mencetak gol ketiga. Manu Fuster mendapatkan assist melalui Jefte Betancor untuk membawa bola masuk ke gawang. Gol tersebut semakin mendekatkan tim tamu pada kelolosan. Keberhasilan tersebut mengurangi tekanan bagi Las Palmas ketika pertandingan memasuki fase terakhir.
Untuk tim tuan rumah, selisih skor yang semakin besar membuat upaya bangkit semakin sulit. Meski menghadapi situasi tersebut, Alcala tidak sepenuhnya menghentikan tekanan hingga waktu pertandingan selesai. Sementara itu, Las Palmas mempertahankan organisasi permainan agar tidak kehilangan hasil positif. Sepanjang 15 menit terakhir babak tambahan, permainan terus berlangsung kompetitif. Meski masih ada upaya menyerang, skor tetap bertahan hingga wasit meniup peluit panjang. Hasil akhir 3-1 memastikan Las Palmas melaju ke babak lanjutan kompetisi domestik.
Las Palmas Lolos dari Perlawanan Alcala Berkat Ketajaman Kirian
Keberhasilan Los Amarillos atas RSD Alcala dengan skor 3-1 memperlihatkan contoh nyata kemampuan memanfaatkan peluang dalam pertandingan Copa del Rey. Walaupun menghadapi pertahanan kuat Alcala, Las Palmas berhasil membuka keunggulan melalui Kirian Rodriguez pada menit ke-49. Namun demikian, Luis Simon mampu menyamakan kedudukan sehingga kedua tim memasuki babak tambahan. Penyelesaian Kirian pada menit ke-95 dan gol tambahan Manu Fuster akhirnya memastikan kemenangan. Kemenangan dramatis itu membangun momentum positif bagi Las Palmas dalam melanjutkan perjalanan di Copa del Rey. Bagaimana pendapat Anda, apakah kontribusi penting Kirian menjadi faktor paling menentukan dalam pertandingan ini? Bagikan pendapat Anda mengenai perlawanan RSD Alcala.








